Dimulai dari hari Sabtu, 30 Mei 2014, pagi hari sekitar jam 6 pagi waktu Singapura yang masih gelap gulita. Bus yang membawa kami dari Kuala Lumpur menurunkan di perhentian terakhir di Singapura, yaitu di Golden Mile Complex. Kami sengaja memilih rute perhentian terakhir di Golden Mile Complex karena tujuan pertama di Singapore adalah hostel Green Kiwi yang lokasinya ada di dekat Masjid Sultan, kira-kira berjarak 20-30 menit berjalan kaki.

Lalu selama 2 hari di Singapura ke mana saja? Saya coba rangkum menjadi 2 bagian saja, yang pertama adalah sekitar hostel – kampung Glam – Bugis Street dan kedua adalah sekitar Marina Bay Sands.

Green Kiwi Hostel @ Bussorah Street

Green Kiwi Hostel, Singapura

Pilih hostel ini karena cari hostel yang lokasinya cukup dekat dengan stasiun MRT biar ke mana-mana enak dan gampang. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Bugis. Selain lokasi, aturan di hostel ini yang cukup traveler friendly. Kalau kita datang lebih awal ke hostel, sementara jam check in adalah jam 14.00, paginya itu kita boleh menggunakan fasilitas hostel dengan GRATIS kecuali kasur dan sarapan pagi. πŸ˜€ Boleh numpang mandi, nitip backpack di loker atau lemari penitipan mereka, bahkan ber-wifi atau internetan.

Kami sampai di depan Green Kiwi Hostel ini sekitar pukul setengah 7 pagi. Langit mulai terang tapi kondisi Bussorah street masih sepiii banget. Semua toko masih pada tutup termasuk si Hostel :hammer: Bukan salah mereka sih, karena saya mengkonfirmasikan kedatangan jam 9 pagi. hahaha…. Sambil nunggu hostel yang akhirnya buka jam 8an, kami tidur-tidur ayam di kursi yang ada di depan hostel. Selain 7/11 (Seven Eleven) yang buka 24 jam, jam segitu kami sekaligus bisa sambil ngeliatin toko-toko buka satu per satu. hahaha…

Overall review dari hostel ini lokasi 9/10, harga 7/10, fasilitas termasuk sarapan 8/10, kondisi dorm 6/10. Yang agak bikin kurang sreg itu penataan kasur model dorm nya, beneran kaya barak sebarak-baraknya, puyeng liatnya. Hahaha… jarak antar kasur dengan yg lain jg agak terlalu mepet menurut saya, tapi kalau sudah tidur ya tidur aja sih, enak2 aja… πŸ˜€Β  –Β  situs resminya di www.greenkiwi.com.sg

Kampung Glam / Masjid Sultan

Masjid Sultan, Singapura

Hostel Green Kiwi yang kami pilih terletak di daerah Kampung Glam dan deket banget dengan Masjid Sultan. Keluar hostel, toleh kiri, si Masjid Sultan sudah keliatan. Meskipun menurut saya ya biasa aja, tapi Masjid Sultan ini jadi salah satu obyek andalan di Singapura juga nih. Padahal menurut saya ga ada apa-apanya dibandingkan Masjid Istiqlal atau Masjid Kubah Emas di Depok. Tapi karena lokasinya di Singapura, jadilah dianggap β€œunik” :peace: Di sekitar Masjid Sultan (termasuk jg sekitar Green Kiwi), terdapat banyak restoran yang menawarkan menu-menu ala timteng seperti makanan ala arab, morocco, dsb.

Bugis Street

Salah satu obyek yang wajib dikunjungi di Singapura, terutama bagi yang mau cari oleh-oleh, yaitu Bugis Street. Yang paling ramai ada di lantai dasar dan isinya toko-toko penjual segala macam oleh-oleh seperti kaos, gantungan kunci, magnet tempelan kulkas, coklat-coklatan, jajanan ala Singapura hingga yang berbau fashion seperti jam tangan, kacamata, tas, pakaian, dsb. Untuk wisata belanja di Singapura, utamanya yang berbau oleh-oleh, selain Bugis Street bisa juga mampir di China Town atau Mustafa Centre.

Mana yang termurah? Tergantung sikon dan nasib, karena di ketiga tempat yang saya sebut di atas, masing-masing pernah saya temui menjual sebuah item barang termuran dibanding yang lain πŸ˜€ Kalau beli gantungan kunci yang rentengan begitu, paling murah nemu di China Town. Kalau beli coklat atau KitKat Green Tea (impor Jepang), paling murah nemunya di Bugis Steet. Kalau beli snack-snack’an begitu, paling murah nemunya di Mustafa Center. Tapi kalau tidak berecana beli banyak, ya terpaut 1-2 SGD masih ga papa lah ya… πŸ˜€