Sepulang dari Colmar Tropicale, saya sampai lagi di Berjaya Times Square pada pukul 12.30an dan rencana trip di Kuala Lumpur berikutnya adalah ke Sky Bar, “demi” mendapatkan view point si menara kembar Petronas. Rencana ke Sky Bar sih masih sore menjelang malam, jadi siang hari itu kami memutuskan untuk ke Batu Caves saja. Bisa saja sih wisata kota keliling keliling Kuala Lumpur, tapi karena gak terlalu demen dan penasaran dengan Kuala Lumpur, jadi ya sudah Batu Caves lah yang dipilih. 🙂

Batu Caves

batu-caves-kuala-lumpur

Batu Caves, Kuala Lumpur, Malaysia

Batu Caves memang sudah terlalu mainstream sbg salah satu obyek wisata di Kuala Lumpur, tp karena cukup banyak yang merekomendasikan sebagai pengisi waktu, jadi ya pilih ke sini deh. 🙂 Untuk menuju Batu Caves, terutama dari Berjaya Times Square, paling mudah adalah menggunakan Monorel dan sambung menggunakan MRT. Ambil Monorel dari stasiun Imbi ke KL Sentral, trus sambung menggunakan MRT dengan tujuan akhir ke Batu Caves. Murmer.., cukup habis sekitar 4 MYR sekali jalan.

Karena kami membawa backpack yg cukup berat, ditambah siang itu cukup terik, jadi kami tidak memutuskan untuk masuk – naik ke bagian atas dari obyek wisata Batu Caves ini. Gak terlalu penasaran dan males capek cinn… :)) Kalau mau naik juga ada biaya masuknya, sementara kalau sekadar sightseeing di depan patung dewa Krisna mah gratis-gratis aja. Selain patung dewa Krisna yang besar banget, kesan yang saya dapet di sana itu rameee! Selain rame oleh wisatawan, rame juga burung-burung merpati, hahaha… Memberi makan burung merpati ini lah yang jadi obyek wisata alternatif di sini. 😀

feeding-bird-batu-caves

Feeding Bird @ Batu Caves, Kuala Lumpur

Kami menghabiskan waktu lebih kurang 1 jam saja di sini, trus lanjut balik deh ke Petronas (mall Suria KLCC).

Suria KLCC

suria-klcc-kuala-lumpur

Suria KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia

Belum lengkap rasanya kalau ke Kuala Lumpur belum ke Suria KLCC, kenapa? Ya apalagi kalau bukan karena lokasi Suria KLCC itu = Petronas Twin Tower, atau tepatnya merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang jadi “kaki” dari menara kembar Petronas. Namanya mall ya mirip-mirip lah ya dengan mall-mall di Jakarta, yang beda mungkin karena di bagian depan (atau belakang) dari mall Suria KLCC terdapat taman besar yang biasanya jadi lokasi favorit orang untuk mengambil foto Petronas. Di taman ini terdapat kolam besar yang tiap malam terdapat fountain show, gratis tentu saja.

Kami memutuskan untuk makan siang di food court Suria KLCC, yang ternyata entah pemilik entah waiter nya, ehh ngomongnya pake boso jowo. It sounds so familiar! hahaha… :)) Kondisi siang menjelang sore saat itu mendung dan diakhiri dengan hujan. Sempet nongkrong di Dome demi ngopi-ngopi bin nunggu hujan reda. Nongkrong 1-2 jam, sekitar jam 7an malem, sementara hujan sudah reda dan langit mulai menggelap, langsung cabut deh ke tujuan akhir di Kuala Lumpur, yaitu Sky Bar! 😀

Suria KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia

Inside Suria KLCC, Kuala Lumpur